Seminggu kemudian. Azzura mendatangi sekolah lamanya karena mendapat panggilan rapat komite atas aksi penyerangan Angelica. Kedatangan Azzura ke sekolah bak selebriti yang sedang jumpa fans. Anak-anak yang perah bertemu Azzura dalam beberapa kali kesempatan memintanya untuk berfoto bersama. Tak hanya mereka, guru-guru pria ingin ikutan berfoto dengan Azzura. "Sudah, ya. Anak-anak nanti lagi fotonya," ucap ibu kepala sekolah menghadang anak-anak yang tak selesai-selesai minta foto. "Bisa-bisa kita sampai sore ke ruang BK," ucap bu kepala sekolah sambil tertawa. Azzura tersenyum mengangguk. Mereka berhasil lepas dari kamera anak-anak setelah guru olahraga menghadang mereka. Saat masuk ruangan, Azzura terasentak. Bukan oleh korban tetapi oleh adanya Rumi di bangku paling belakang.

