Mobil Azzura melaju meninggalkan sekolah dan meninggalkan Rumi yang masih berdiri menatap kepergiannya. "Kenapa harus kami bertemu lagi?" batin Rumi. "Gimana, Bro berhasil di kasih ke Azzura?" tanya Ghani sambil ngos-ngosan, di belakangnya Angelica turut berlari. "Sudah aku kasih ke Azzura," jawab Rumi sambil berbalik ke arah mereka. "Terima kasih Pak bantuannya," ucap Angelica sambil menangis. "Sama-sama, Angelica. Bapak akan bantu sebisanya," jawab Rumi. "Selepas Mama saya meninggal, tak ada lagi yang percaya sama saya termasuk Papa saya," lanjut Angelica sambil menangis. "Kamu harus kuat memperjuangkan kebenaran," hibur Ghani. Wali kelas Angelica, Hana, datang menghampiri mereka dan meminta Angelica ke kantor untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. "Saya permis

