70 Zayan berjalan mondar-mandir di sepanjang lorong rumah sakit. Pria bertubuh tinggi itu sangat gugup dan begitu mencemaskan kondisi Ivana yang saat ini tengah ditemani Bu Haifa dan Alisha di ruang bersalin. Sementara di kursi tunggu, tampak Harja Harimurti dan Dzaki duduk berdampingan dalam diam. Kedua pria tersebut sama-sama melipat tangan di depan dadaa sambil menyandarkan kepala ke dinding belakang kursi. Raid tampak berdiri di sudut ruangan sambil memandangi lorong yang cukup sepi. Hanya ada beberapa perawat yang melintasi tempat itu, selebihnya kosong. Tak berselang lama, tampak beberapa orang mendekati tempat tersebut. Zayan segera menyambut kedatangan kedua orang tuanya dengan pelukan hangat. Kemudian Firman Hatim menyalami Harja Harimurti dan terlibat pembicaraan serius.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


