Lily terburu-buru melepaskan tautan tangannya dan pergi ke sini Rainer, yang tengah menatap tak percaya kepada istrinya tersebut. "Kamu sedang apa di sini??" tanya Rainer sinis. Lily gelagapan. Posesifnya persis seperti Russell dulu. Kakak beradik memang tidaklah jauh berbeda. Apalagi, dalam hal cemburu. "Em, tadi aku mau ke dapur. Cuma mau cari makanan. Terus, aku lihat Russell tidur di sofa. Karena kasihan, aku inisiatif buat kasih dia selimut," ujar Lily menjelaskan dengan sangat terperinci, supaya tidak ada kesalahpahaman diantara mereka berdua. "Oh ya?" Lily mengangguk cepat. "Ya sudah. Cepat naik ke atas. Matthew sendirian di kamar," perintah Rainer dan tentu saja langsung Lily laksanakan. Selepas kepergian Lily, arah tatapan Rainer berubah dan ia tujukan kepada orang, yang t

