Chapter 43

1668 Kata

Tiga hari setelah Amir sembuh dari sakit. "Pace, hari ini kita pergi ke mana?" tanya Amir. Pace melirik ke arah anak angkatnya. Pandangan Pace melembut setelah melihat wajah penuh semangat dari Amir. "Kita pergi petik sayur hari ini, Anak," jawab Pace. "Lalu kapan kita pergi berburu?" tanya Amir. "Tunggu satu minggu begitu baru kita pergi berburu, nanti besok kita pergi pasang perangkap burung," jawab Pace. Amir manggut-manggut mengerti. Dia mengambil golok mini yang dibuat khusus untuknya. Dua bulan lebih tinggal dengan keluarga angkatnya membuat Amir mahir memakai dan membuka koteka yang telah dua bulan lebih dipakainya itu. "Pace, ayo kita pergi petik sayur!" ajak Amir. Pace tersenyum geli dan mengusap sayang kepala Amir. Anak angkatnya ini tidak pernah merajuk atau menangis. Ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN