74. Extra Chapter 2

1342 Kata

Arya memasuki ruangannya dengan wajah loyo dan kantung mata terlihat jelas di wajahnya. Farhan nampak heran melihat wajah bos-nya itu. "Ary, kamu kenapa? Kayak kurang tidur gitu?" Tentu saja Farhan sangat penasaran dengan yang terjadi pada Arya. Arya hanya menghela napas. Mau menjelaskan, pasti hanya jadi olokan Farhan. Kini lelaki itu telah duduk di singgasananya. Meski telah naik jabatan, dia tetap membawa Farhan bersamanya. Karena baginya, susah mendapat sekretaris yang bisa mengerti dirinya seperti Farhan. "Istriku ngidamnya semakin aneh, Han. Aku rasanya kalau dia pas pengen sesuatu, maunya ngilang aja. Susah banget nemuin yang pas seperti yang dia mau." Farhan yang sudah sering mendapat perintah bos-nya ketika istrinya menginginkan sesuatu hanya bisa ikut menghela napas. Dia sen

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN