35. Bersamamu

1127 Kata

Hanya suara kicauan burung yang sedari tadi memecah keheningan di antara mereka. Dahlia masih menatap pria di depannya kesal. 'Untuk apa pria ini sampai ke sini? Mau pamer kalau dia kaya apa? Sampai nyewa satu penginapan buat dia sendiri.' Dahlia masih terus ngedumel dalam hati. Wajahnya ditekuk. Tapi malah membuat Arya semakin menginginkannya. Apalagi sekarang, dia terlihat sangat cantik di matanya dengan balutan kerudung yang menutupi rambut panjangnya. Benar-benar seseorang yang pantas diperjuangkan. "Maaf ... aku tak bermaksud untuk melakukan sesuatu padamu," sesal Arya. Dia hanya tidak ingin Dahlia berlalu lagi dari hadapannya hingga tanpa sengaja dia memegang tangannya. Dia menunduk merasa bersalah pada gadis di depannya itu. Ia takut Dahlia akan semakin membencinya. Dahlia mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN