Bab 28

1078 Kata

Sekar asyik menonton tarian saat Anandita menghampirinya. "Jalan jalan yuk, mbak?" Ajaknya pada Sekar. Sekar menoleh pada Bayu Aji, laki laki itu menganggukkan kepalanya tanda mengijinkan dia pergi. Sekar segera berdiri dan berjalan di samping Anandita. Puji dan Utami yang selalu bersamanya mengikutinya dari belakang. Anandita mengajak Sekar keliling istana, dia mengenalkan segala fungsi dari setiap ruangan yang di lewati. "Disini ada ruang untuk gym juga?" Sekar tertawa geli saat melewati ruang yang di penuhi dengan perlatan olah raga modern. Dia tak bisa membayangkan, orang yang memakai kebaya sedang olah raga. Bagaimana ribetnya itu. Anandita ikut tertawa. "Itu semua milik Andini, mbak" "O ya? Lalu bagai mana dia berolah raga?" "Lihat lemari besar itu? Didalam banyak koleks

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN