Bayu memeluk erat tubuh Sekar dari belakang. Gadis itu dari tadi gelisah, sepulang melihat mayat empat maha siswa yang ditemukan di lereng gunung. Sedari tadi dia bolak balik di atas ranjang, dengan Bayu memeluknya, Dia sedikit tenang. "Apa mereka akan begitu selamanya?" tanya Sekar pelan, sangking pelannya sampai nyaris tak terdengar. Terbayang di pelupuk matanya, dua pemuda pemudi itu menyatu dan tak bisa dilepaskan. "Hmm..., selama mereka dialam sana tak di bebaskan maka akan begitu selamanya" Sekar berbalik menghadap Bayu, "Katamu kamu akan membantu membebaskan mereka, apa itu malam ini?" Bayu mengangguk mengiyakan. Tiba tiba Sekar teringat sosok hitam besar yang menggumuli gadis muda itu. 'Apa Bayu memiliki sosok lain selain wajah tampan ini?', dia berinngsut ingin melepaskan diri

