"Aku sudah mengatakan padamu, Nona Manis. Jangan ada yang mengikutimu. Lihatlah sekarang! Ini semua karenamu. Mengapa kau tak pernah peka?" Aura kemarahan terpancar dari tubuh Ubel Issac yang mengeluarkan cahaya merah dan itu semakin membuat Anson ketakutan, dapat kulihat wajahnya pucat pasi. Ubel Issac mendecih dan tak bisa menahan amarahnya. Dia memang tidak suka jika hal ini terjadi lagi. "Sudahlah, Issac. Kau tidak bisa memungkiri hal ini akan terjadi. Semua akan terkuak nantinya." Serenity berusaha memberi pengertian pada Ubel Issac. Aku melihat Anson lari dengan terbirit-b***t. Aku tidak sanggup berkata apapun. Apakah ini sudah waktunya? "Kejar dia, Leanne. Beritahu siapa kau sesungguhnya." Serenity memintaku agar mengejarnya. Namun, aku tidak mampu berkata jujur. Aku takut pe

