Setibanya di Bandung, Alvin langsung menyusun skripsinya dan akan dikumpulkan ke dosen pembimbing besok. Ia juga sudah mulai merencakan untuk menembak Cilla. “Kira-kira, kapan nih gue nembak Cilla?” tanya Alvin kepada Jovan dan Moreo. “Pas selesai pengumuman sidang aja Munk, seru tuh,” kata Moreo. Jovan mengangguk tanda setuju. Alvin pun mengiyakan saran temannya itu. Selesai pengumuman sidang adalah moment yang tepat. Alvin mulai rutin kembali bimbingan. Sang dosen juga hanya memberikan beberapa revisi dari tulisan-tulisan Alvin. Beliau sangat senang dengan anak didiknya itu karena bisa punya pemikiran yang sangat luas seperti ini. “Bagus kok ini, nanti kamu siapin pertanyaan buat sidang ya,” kata dosen pembimbing tersebut. “Jadi saya udah bisa sidang pak?” tanya Alvin dengan excited
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


