# Maura hanya bisa tertegun membaca berita tentang Arga yang menjadi penerus keluarga Pangestu. Dia sama sekali tidak menyangka kalau sahabatnya itu akan mengambil keputusan yang begitu ekstrem hanya demi memperjuangkan cinta yang sudah tidak mungkin untuk diraihnya lagi. Sebenarnya Maura sudah tidak ingin terlibat dengan urusan antara Cakra dan Arga karena dia tahu bahkan sekalipun Luna yang memperingatkan, keduanya tidak akan pernah mendengarkan Luna apalagi dirinya. Jika wanita yang dicintai oleh kedua orang itu saja tidak bisa menyadarkan mereka, apa lagi dirinya yang cuma sekedar sahabat mereka. Meski begitu Maura tidak bisa membiarkan dirinya untuk tidak peduli pada kedua sahabatnya itu sama sekali. Nyantanya dia tidak mampu menahan dirinya untuk tidak menghubungi Arga saat ini

