Bab 109. Luna, Maafkan Mama 4

1382 Kata

# Cindy sebenarnya merasa sedikit terkejut ketika ibunya memilih untuk tidak turun dari mobil setelah hanya menurunkan Nyonya Citra. Namun ketika ibunya bertanya apakah dirinya akan menyusul atau ikut pulang saat itu, Cindy merasa kalau dia mungkin harus menemani ibunya tersebut. “Mama tidak apa-apa?” tanya Cindy begitu dia naik ke atas mobil. “Mama baik-baik saja,” jawab Nyonya Adhiatma tanpa sedikit pun menoleh ke arah Cindy. Kacamata hitam yang tadi sama sekali tidak dikenakannya sekarang malah terus bertengger di wajahnya. “Mama kok tidak turun? Biasanya Mama paling bersemangat mengunjungi rumah Kakak dan Kak Luna,” ujar Cindy. “Mama sedang tidak enak badan,” balas Nyonya Adhiatma. Cindy mengerutkan dahinya pelan mendengar reaksi ibunya yang sangat aneh tersebut. Dia lalu tering

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN