Bab 111. Luna, Maafkan Mama 6

1139 Kata

# Arga menutup panggilannya dengan perasaan puas setelah mendengar suara Cakra. Senyuman tipis mengembang di bibirnya. Seorang pria dengan wajah tirus dan tatapan tajam kini mendekatinya. "Jadi seorang, apa yang akan Anda lakukan?" tanya pria itu. Arga mendesah pelan sambil menatap pria itu. Menunjukkan kalau dia mulai bosan dengan keraguan yang ditujukan padanya. "Apalagi? Tentu saja mengacaukan semua hal yang sekarang dikerjakan oleh Cakra," jawab Arga. "Anda tidak akan bisa menjatuhkan Cakra hanya dengan membeli saham-saham dari perusahaan yang ditargetkan oleh Cakra. Selain membuang-buang uang, itu tidak akan pernah membuat usaha Cakra bangkrut karena perusahaan keluarga Adhiatma yang berada di belakang Cakra akan memberi semakin banyak suntikan dana untuk Cakra," ucap pria itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN