Callisa memandang jengah orang didepan sana,terlalu malas kesini sebenarnya tapi Aydan terus memaksanya kemari katanya perlu diselesaikan dengan baik-baik. Setelah membuat Callisa jatuh begini masa iya harus di selesaikan dengan baik-baik? Lalu anaknya yang pergi itu bagaimana? Awalnya ia tak mau duduk namun Aydan menarikkan kursi untuknya,menuntun Callisa untuk duduk. Pandangan Callisa tentu saja enggan kesana karena berurusan dengan orang jahat itu engga perlu,harusnya orang jahat seperti Xegi ini dibuang saja ke lautan terus dimakan sama paus besar di lautan lepas sana. Lagian kenapa juga sih semua tidak memenjarakannya saja? “Morning Ms.Xegi.” Ekspresi Callisa saat ini sangat tidak enak dipandang,membuang muka kearah lain asal tidak memandang Xegi. “Callisa,” “Why?” balasnya sarka

