Sehabis shalat malam,Aydan tak tidur kembali melainan duduk melantai di samping ranjang menatap Callisa yang tertidur lelap. Sengaja tak membangunkan Callisa,istri cantiknya ini baru bisa tidur sekitaran jam satuan hanya saling tatap-tatapan dengan Aydan lalu lama-kelamaan tertidur. “Mas,” “Hmm?” “Kenapa engga bangunin aku shalat tahajjud?” “Engga perlu,istirahat aja.” Tak ada suara lagi dari Callisa,hanya bicara namun tak membuka pejaman matanya sama sekali. Aydan masih melakukan hal yang sama,mau sebanyak apapun komentar buruk diluaran sana menurutnya yang paling mengenal Callisa adalah Aydan sendiri yaitu suaminya. “Mas pasti kecewa banget sama aku ya? Yang harusnya liat aku modelan kayak gitu Cuman Mas tapi sejak kemarin sudah banyak orang yang melihat auratku,aku ngerasa engga

