Hamil Anak Ular Bab 27 : Ustaz Bumi Usai melaksanakan sholat magrib, Radji mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan masjid. Hati terasa adem setelah melaksanakan kewajiban ini, ia juga sudah berdoa untuk Anjani, berharap temannya itu bisa kembali ke alam nyata. Ia juga rela jika Anjani lebih memilih Rully dibanding dirinya, ia bisa menerima hal itu asalkan Anjani dapat kembali. “Yuk, cabut!” seru Rully sambil menepuk pundak sahabatnya itu. “Sebentar lagi, Rul! Aku masih ingin di sini,” jawab Radji dengan menangkupkan kedua tangannya di wajah. Cukup lama keduanya terdiam di shap belakang, Rully masih menunggui Radji yang masih tertegun. Ia tak tahu apa yang sedang dilakukan temannya itu, apakah sedang berdoa atau sedang melamun. Tanpa terasa, waktu magrib telah berganti isya dan Ra

