Chapter 94

1278 Kata

Hening yang terjadi di kamar kos Ale bukan terjadi karena penghuninya pergi. Nalendra Al Ghifari dan Nilakandi Ajeng Kiani sama-sama membisu setelah beberapa saat lalu menangis. Tersedu-sedu atas sesuatu yang buruk. Keduanya saling tatap dalam diam. mendalami sorot mata masing-masing. Seolah menyampaikan hal-hal yang sulit diutarakan secara lisan. Nalendra memohon maaf berkali-kali melalui sorot mata itu. Permintaan maaf atas kegagalannya menjaga sang pujaan hati dari hal-hal buruk. Meminta ampun atas kelalaiannya, atas janji yang telah dia ikrarkan dalam hati. Janji bahwa dirinya akan menjadi pelindung terbaik bagi seorang Nilakandi Ajeng Kiani. Ajeng dibuat terharu oleh simpati yang dimiliki Ale untuknya. Tangis yang cowok itu tunjukkan benar-benar telah menyentuh hati yang paling dal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN