[Kamu tahu persamaan kopi sama kamu? Sama-sama manis sedikit banyak pahitnya.] - Ken. Tapi keduanya adalah candu bagiku. Menit-menit berlalu tanpa perubahan. Jarum jam tidak bergerak mengikuti kemauan ataupun kebutuhan manusia. Hakikinya bergerak konstan, namun yang lucu adalah ketika detik demi detik bisa terasa menit. Menit demi menit bisa terasa berjam-jam. Ironinya, waktu sering memusuhi Ken. Berjalan kontradiktif dengan kemauan wanita itu-mungkin-juga-semua-orang. Semua terasa bergerak slow motion, lalu mandeg seketika di posisi yang sama. Ken masih tidak berjarak dengan Lenan, bahkan wanita itu bisa merasakan detakan jantung Lenan yang tak bisa dikatakan stabil. Rahang Lenan mengeras walau tidak kentara. Kedua bola mata Lenan terbingkai kerutan akibat kelelahan, tapi tak bis

