Kamu tahu kunci sebuah hubungan? Accept each other's faults, discuss and not argue - Lenan Jahja Seperti kembali ke kesadarannya, Lenan menarik diri. Berhenti membombardir Ken dengan ciumannya. Dia melihat wajah wanita itu, wajah tanpa eskpresi seperti bayi yang entah bagaimana membuat Lenan gemas sekali. Bahu Ken terlihat naik turun walau tidak terlalu kentara. Tangan besar Lenan menarik kepala Ken lalu mengecup kening Ken perlahan dan lama. Lenan menginginkan lebih karena dia laki-laki. Akan tetapi dia juga tahu dia tidak boleh merendahkan Ken lebih dari ini karena dia lelaki."I want more than this. Really. But not now." katanya seraya berbisik di telinga Ken. "Do you miss me like I miss you?" Ken masih dengan mata sembabnya memukul pelan d**a bidang Lenan yang sedikit terlihat di

