Anastasia mengeryitkan alis berusaha menangkap maksud perkataan sang duke. Dia diminta untuk berkunjung ke istana kerajaan dalam keadaan posisinya yang sedang terancam. Berhadapan dengan pangeran Darius yang sudah merencanakan pembunuhan untuknya. Bagaimana bisa sang duke melemparkannya ke kandang buaya dengan mudahnya? Sang duke mengerti akan raut kecemasan itu. "Aku berkata agar kau mengunjungi putri Kayana. Hanya putri Kayana satu-satunya orang yang tidak terlibat dalam kasus pembunuhan dan juga berada dalam istana kerajaan, di mana menjadi tempat untuk bertemu dengan Caroline. Dari sana kau bisa mengendus sesuatu yang mungkin mencurigakan." "Maksudmu kita akan menjadikan putri Kayana sebagai jalan untuk mencari tau kasus kematian putri Haura? Kau ingin aku mendekatinya?" Sang duke m

