Sang duke sudah menggulung rambut panjang itu berulang kali, tetapi tetap saja berakhir gagal. Tidak tahu bagaimana seorang wanita mampu membuat rambut yang panjang tertata rapi. Bagi sang duke hal itu sungguh sesuatu yang sangat rumit dan sulit untuk diselesaikan. Kerutan dalam tidak berhenti singgah di dahinya menciptakan konflik batin tersendiri. Hingga dia akhirnya berhasil menata rambut seperti apa yang pernah diingatnya mengenai penampilan Anastasia ketika menyapa penduduk. Dia tersenyum puas dengan hasil karyanya. Namun, hanya satu detik saja tatanan rambut bertahan setelah yang menunggu dengan sabar menggerakkan badan. Kini usaha sang duke sia-sia karena apa yang ditata hancur lembur tanpa sempat dicegah. Sungguh sangat disayangkan karena dia harus memulai kembali dari awal. Ana

