Bab 181: Hambatan Dalam Perjalanan

1049 Kata

Awan tampak saling beriringan di atas sana untuk menutupi cahaya matahari. Langit berubah redup dengan cepat bersamaan dengan petir yang mulai memunculkan eksistensinya di siang hari. Titik-titik air menetes satu persatu hingga hujan tidak lagi membisu. Pasukan kecil itu seolah berteriak agar bisa mengusir para penduduk yang tadinya berkerumun di depan istana kerajaan.   Saat ini sang duke sudah duduk di dalam kereta kudanya, tepat sebelum tetesan air hujan membasahi pundak. Mantel hangat yang dikenakan tidak mampu menyembunyikan tubuhnya yang kekar. Dalam keadaan mata terpejam sekalipun tidak ada yang berani mengusik keheningan sang duke usai menjalani sidang yang menguras emosi.   Namun, Flint dengan sangat terpaksa harus bersuara di tengah guncangan kereta kuda. Mereka yang baru saj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN