Anastasia berjalan ke ruang perpustakaan seorang diri. Dia hanya bisa kabur dari jam pelajaran sebentar saja sampai sang duke kembali. Sekarang karena sang duke sudah keluar dari Morning Glory, dia tidak memiliki alasan untuk menghindar. Dia mendorong pintu perpustakaan dan pemandangan yang dilihatnya pertama kali adalah Gilda. Wanita tua itu sedang duduk bersama tumpukan buku yang menjulang tinggi. Melihat hal itu membuatnya menghela napas berat. Rasanya dia ingin menangis setiap kali menghadapi ujian demi ujian yang ada di Morning Glory, terutama ujian dari Gilda yang selalu menyulitkan. Dia menghampiri kursinya dan duduk di sana. Mengambil satu buku yang bisa dijangkau, lalu membacanya tanpa arahan Gilda. Matanya memang memandang ke arah buku, tetapi sebenarnya dia setengah melamun. B

