bab 20

1023 Kata

Dari kantor pengadilan agama, Ellen dan Ady mencari penjual rujak keliling. Ternyata, tidak jauh dari tempatnya berhenti, ada penjual rujak buah. "Pak. Pak.. Itu dikanan jalan ada penjual rujak. Bapak berhenti dikiri jalan saja, biar Ellen yang meneyebrang." Teriak Ellen kegirangan. "No, Ellen. Kita cari jalan buat putar balik." Tolak Ady. "Tapi Pak. Nanti kelamaan, keburu jalan rujaknya." Rengek Ellen cemberut. "Jalan juga tidak apa-apa. Kita bisa mengejar atau cari penjual yang lain. Keselamatan lebih penting. Faham?" Walaupun kesal dan jengkel. Dengan cemberut, Ellen tetap menganggukkan kepala, tanda bahwa faham apa yang diberi tahu Ady. Terlalu lama untuk cari jalan putar balik, ternyata didepan ada yang jualan siomay keliling. Akhirnya Ellen meminta Ady untuk membeli siomay dulu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN