sangat serius, sarkas,

1203 Kata

[ H A R O L D ] Kami berdua sampai di belokan jalan menuju rumah Billy di Cleveland Park. Rumah putih dengan tembok seperti papan kayu yang dicat putih itu berada di belokan selanjutnya dengan palang jalan ‘Cleveland Rd’ disampingnya. “Kita tunggu saja orangnya pulang di sini. Di luar panas,” kata Natalie menarik jendela mobil agar udara masuk. Aku menyesap Milktea dan tersedak dengan keberadaan bola-bola lengket warna hitam di mulut. “Dia tak bilang ada bobanya di dalam,” gumamku. Natalie mendengus setelah melihatku sebentar. “Dia suka jahil. Dasar Fania. Pantas aku dapat diskon lima belas persen.” “Apa ada kabar baru dari Aliza?” tanyaku, mengingat rumahnya yang sempat didatangi Dark Elf. “Selain fenomena tubuh Dark Elf yang mencair seperti likuid hitam menjijikan macam Venom di de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN