Louisa menunduk. Memang begitu setiap kali Ibunya mulai mengeluarkan taringnya. Ibunya terlihat tidak begitu berkenan dengan kejadian yang terjadi akhir-akhir ini. Dan sekarang? Louisa hanya sanggup mendengarkan Ibunya mengomel--dengan gaya khas wanita Leandro yang meledak naik turun--di depannya sejak...kurang lebih tiga puluh delapan menit lalu. Louisa berulang kali melirik jam di pergelangan tangannya melewati sudut mata hingga matanya terasa pegal. Ceramah dimulai ketika Ibunya menjewer telinga Louisa dan mengatakan betapa Ibunya merasa...dia seperti tiba-tiba saja jatuh ke lubang gelap? Tentang, bagaimana dia begitu susah payah mendapatkan Louisa sebagai anaknya? Pada bagian itu, Ibunya bahkan menghabiskan lebih dari dua puluh menit untuk menghayati semua masa lalunya saat mengandung

