Ketika langit mulai membentangkan selimut hitamnya. Corak bintang-bintang menyebar berbaur dengan pekat. Saat para petualang harus meredam gairah menjelajah mereka karena sekarang adalah waktunya sang alam memperlihatkan gejolaknya. Badai debu nyaris seperti badai pasir dengan partikel yang lebih kecil. Berdansa dengan angin yang bertiup kencang, sisa-sisa debu yang menabrak punggung perbukitan dimana rombongan Darell membuka perkemahan, nyatanya sebagian dari debu itu berhasil naik ke atas dan gravitasi membawa mereka menghempas tenda-tenda yang ada di sisi sebaliknya. Semua orang pada akhirnya masuk ke dalam tenda dan berdiam diri. Alam sungguh tidak terduga. Dengan penerangan lampu daya yang disimpan sebelumnya, Darell mencoba menekuri ponselnya. Lalu dia melakukan kebodohan paling h

