Harum shampo Nanda menyeruak ke indra penciuman,menyadari lelaki yang di samping.Afila tersenyum pelan. " kok nggak pake baju sih,kaos gini ntar masuk Angin." Ujar Afila menunjukkan Kaos tanpa lengan yang di gunakan oleh Nanda. " Kan ada kamu." " Kalau ada gue emangnya kenapa?" jawab Afila asal. " Kamu yang ngobatin." " Ih berlebihan banget candanya." " Karena membuat istri bahagia adalah kewajiban saya,kan sosok yang bertanggung jawab." suara Nanda terdengar bangga. Afila menatap kesal. " Yakin?" " Kamu ragu?" Afila mengangkat Bahu dan kembali menikmati makanan ringan yang di tangan." Nesya itu,.." Belum selesai menyempurnakan ucapan tersebut,Nanda lebih cepat meletakkan satu jari di Bibirnya,membuat Perempuan mungil itu terdiam. " Dia hanya Masa lalu saja Fil,tidak lebih da

