Dua insan yang saling diam menjadi suasana di dalam mobil,bahkan hanya suara musik yang mengalun pelan pengisi kesunyian mereka. Sesekali Nanda melirik pada Afila yang termanggu menatap jalanan cukup ramai. " Kenapa?" tanya Afila menyadari lirikan lelaki di sampingnya. " Ngelamun terus sih." Jawab Nanda sembari mengurangi kecepatan mobil yang di kendarai. " Ya,Abang juga nggak ngajak ngobrol kan." " Bilang dong kalau kesepian." Afila tertawa mendengar ucapan nanda barusan." Siapa bilang?" " Dingin nih." " Kan enggak Hujan,masa ia dingin." Afila melihat keluar Jendela memastikan cuaca malam ini. " Emang kalau nggak Hujan nggak boleh dingin?" " boleh sih,tapi lucu dan aneh aja.Yang benar-benar dingin itu hanya Hujan." " Kamu juga dingin,jadi Hujan bukan satu-satunya hal yang din

