Waktu Alan sedang berada di ruangannya, lalu dia keluar sebentar untuk meminta dibuatkan kopi. Saat dia keluar dari ruangan ada Bella yang hendak masuk. “Pak, ada berkas yang diminta sama Mbak Meta untuk ditanda tangani.” Alan melirik wanita itu dan kemudian tatapannya fokus pada mata Bella. Matanya selalu saja bengkak setiap datang ke kantor. Keadaan sang nenek juga pasti sangat buruk sampai Bella terlihat sedih seperti ini. “Bella, kamu bisa pulang sekarang juga?” Bella mengangkat kepalanya waktu Alan sudah tanda tangan di sana. “Kenapa?” “Kamu nggak istirahat, kan?” “Istirahat kok.” “Nenek apa kabar?” Bella tidak menanggapi pertanyaan itu tapi sebenarnya perasaannya sedang kacau sekali karena sang nenek yang tak kunjung ada kabar baik juga. Usai operasi itu pun dia meminta b

