BAB 31 Tidak Berubah

1102 Kata

Gea duduk termenung di balkon kamarnya yang langsung menampilkan langit malam tanpa dihiasi bintang-bintang juga bulan. Terlihat cuaca kali ini sedang tidak bersahabat, angin cukup kencang di sertai gemuruh keras yang menandakan jika sebentar lagi akan turun hujan. Namun bukan karena itu Gea merasa gelisah, tetapi akibat suaminya yang tadi pagi pamit pergi ke Sumatra untuk meninjau kembali kantor cabang perusahaan yang belum rampung sempurna. Selain itu adanya sosok Thania yang mendampingi Nata di sana semakin membuat otak Gea berpikiran yang tidak-tidak. Dia sangat takut akan kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. Drama pertengkaran sebelum berangkat karena Gea yang ngotot ingin ikut, akhirnya berakhir dengan wanita itu yang mengalah. Dan melepas tidak rela kepergian s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN