Aku Minta Maaf, Chy

1127 Kata

Waktu menunjukkan hampir jam yang sama seperti senja kemarin, Pemuda berkulit hitam buluk itu pun masih berada  di tempat duduk yang sama. Pojok warung si Teteh adalah sebuah tempat favoritnya untuk merenung, memikirkan hal-hal yang pernah terjadi atau pun yang akan terjadi. Arjuno sering melakukan hal-hal demikian di sana. Dia memikirkan kembali keinginan yang tebersit di benaknya kemarin malam yaitu berpisah dengan Enchy. Tidak, bukan untuk memikirkan kembali karena keputusan untuk itu sudah diambil sebenarnya. Satu-satunya alasan yang dimilikinya adalah karena di benaknya dia tidak bisa menghapus bayangan Shopia sama sekali. Satu hal yang paling gilanya adalah Arjuno masih mendambakan untuk tetap berada di samping gadis bermata sendu itu, walaupun dia tidak tahu berstatus sebagai apa a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN