Subuh itu kondisi Felisha menurun. Ada beberapa dokter yang memeriksanya. Dafi tidak diperbolehkan masuk. Ia hanya melihat Felisha dari kaca besar sebagai penghalang mereka. Melani dan Renata masih setia menemani sang atasan. Bahkan Ferdianpun datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi Felisha. Dafi tidak menghiraukan, ia tidak peduli dengan sekelilingnya. Yang ia fikirkan adalah Felisha, Felisha dan Felisha. Beruntungnya Dafi memiliki teman Dokter Bedah di rumah sakit tersebut. Dafi meminta bantuan kepadanya untuk mengerahkan dokter terbaiknya. Saat ini teman Dafi juga ikut dalam pemeriksaan kepada Felisha. Tak lama temannya pun keluar dan menemui Dafi. Dafi tanpa ragu menghampiri Rizal, teman dokternya itu. “Gimana Zal? Ada apa?” tanya Dafi kacau. “Bro, kita haru

