Mataharipun sudah sangat tinggi bertengger di langit yang cerah. Felisha mengerjap mengadaptasikan matanya yang masih belum bisa terbuka dengan sinar matahari yang sudah tembus di gordyn pink kamarnya. Ia mengeliat meregangkan raganya yang penat. Lalu ia menghampiri Dafi yang tidur memunggunginya. Ia kecup punggungnya dengan lembut. Tidak ada pergerakan dari Dafi, sepertinya ia masih terlalu lelah setelah perjalanan panjangnya. Akhirnya Felisha memutuskan untuk beranjak, pelan-pelan ia turun dari Kasur empuknya dan bergegas ke toilet. Ia membersihkan dirinya dan menyikat gigi. Ia tersenyum tipis melihat dadanya sudah ada kissmark lagi. Lalu ia mencuci wajahnya agar terlihat segar. Ia kembali ke kamar memakai pakaian dan melihat Dafi masih dalam posisi tidurnya. Ia menghela na

