KEPUTUSAN FINAL

1078 Kata

KEPUTUSAN FINAL "Dia masih sering menghinamu kayak tadi?" tanya Ismoyo. Mereka kini duduk di ruang tamu rumah Eyang Nanik. Setelah menyuguhkan kopi favorit si bos, Yanti duduk menemani. Tak perlu lagi bertanya apa yang ingin diminum oleh lelaki itu, jawabannya akan selalu sama di setiap waktu. Kopi adalah minuman kesukaannya. "Biarin ajalah, Pak. Suka-suka mereka ngomong." "Selama kamu belum nikah lagi, semua akan terjadi. Dia tetap akan mengganggumu dengan berbagai cara." Ismoyo mengambil kopi yang dibuatkan Yanti. Uapnya sudah mulai berkurang yang menandakan kopi itu bisa diminum. "Saya nggak bisa ngelakuin itu, Pak," kata Yanti. "Kenapa nggak bisa, Nduk? Kamu masih muda dan berhak untuk bahagia." Dari dalam, Nanik mendekati putrinya. "Ibu," kata Yanti terkejut. Perempuan yang su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN