Satu hal yang Hara sadari setelah sekian lama waktu berlalu adalah dia terlalu sibuk mencari tahu tentang seorang pria yang dia sebut sebagai teman baik. Rasa penasarannya itu membuat Hara terjebak dalam situasi yang semakin buruk. Malam ini Hara terjebak di tengah keluarga yang bahkan baru dia temui sekarang selama dua tahun dia berteman dengan sosok Agra Pradipta Pradipta. Entah karena alasan apa juga Agra tiba-tiba mengajaknya makan malam bersama keluarga pria itu. Sesuai dugaan Hara sejak awal, Agra terlahir dari sendok emas. Kedua orangtuanya datang ke Bandung dengan dua orang pengawal dan dua orang asisten pribadi yang sedari tadi sibuk melayani mereka. "Jadi Hara ini siapa?" Tanya mama Agra dengan tatapan yang berhasil membuat bulu kuduk Hara merinding, suara mama

