“Aku nggak mau langsung pulang,” ucap Hara ketika mobil Panji mulai bergerak meninggalkan indekos Hara yang sudah sepi penghuni karena kebanyakan mereka sudah beranjak pulang ke kampung halaman masing-masing. “Jadi mau ke Ciwiday?” tanya Panji. Hara menggeleng kuat. “Aku pengen liburan ke Jogja, kamu ada waktu kosong?” tanya Hara menatap wajah Panji dengan lekat. Hara hampir saja tersentak keitka melihat ada yang beda dari wajah Panji. “Panji pinggirin dulu mobilnya. Cepat!” seru Hara. Panji menatap Hara penuh tanya. “Udah pinggirin dulu, cepetan!” seru Hara. Panji hanya menurut saja, dia mengikuti perintah Hara untuk meminggirkan mobilnya. “Kenapa Ra? Kamu mau ke Jogja, kan? Yaudah kita berangkat sekarang,” ucap Panji tapi Hara langsung menggeleng, dia menempe

