Suasana hiruk pikuk bandara membuat Alena kewalahan menarik kopernya. Dia berkali-kali hampir ditabrak orang karena celingukan mencari seseorang yang ditugaskan untuk menjemputnya. Alena memilih duduk di ruang tunggu, sesekali dia mengecek ponselnya. Alena melihat ke sekeliling bandara,tempat itu banyak perubahan. Mungkin karena sudah empat tahun yang lalu Alena di sana. "Dokter Cheryl," panggil seseorang membuat Alena mendongak. Dia seorang suster yang masih muda. Alena tersenyum membalas sapaannya. "Maafkan saya Dokter Cheryl, jalanannya sangat ramai tadi," ucap suster itu merasa tidak enak pada Alena. "Panggil saja Cheryl, kurasa umur kita tidak jauh beda," jelas Alena. Suster itu mengangguk, dia mengulurkan tangannya pada Alena. "Saya Flower, panggil saja Flow agar lebih ak

