Memang sudah dasarnya cinta ya cinta saja. Seyra paling tidak bisa mendiamkan Mahdi lebih dari dua hari. Kalau dipikir-pikir dari awal mereka menjalin hubungan lebih dari sekadar teman, memang selalu Seyra yang meminta maaf. Karena memang selama ini selalu Seyra yang menjadi biang keladi ataupun biang onar keributan bila terjadi pertengkaran di antara mereka. Hal itu menjadi kebiasaan. Sampai Seyra berada pada situasi di mana dia yang akan duluan minta maaf sekalipun kesalahannya berasal dari Mahdi. Ada yang bilang mungkin Seyra bersikap seperti itu karena dia yang naksir Mahdi duluan. Jadi dia yang berjuang untuk mendapatkan Mahdi. Sementara Mahdi tinggal menunggu waktu saja untuk bisa balik menyukai Seyra. Kalau dibilang siapa yang naksir duluan di antara mereka berdua, Seyra akan juju

