Pukul sembilan malam Seyra masih betah di kantornya. Sebenarnya tidak betah-betah banget juga. Dia terpaksa karena harus menyelesaikan beberapa dokumen pengajuan klaim asuransi dari nasabahnya yang baru meninggal dunia kemarin lusa. “Belum selesai?” tanya Aryo serius. Wajah pria itu tampak setingkat lebih tegang dari biasanya. Klaim kali ini cukup rumit karena ada permasalahan besar yang membuat klaim asuransi terpaksa tidak dibayarkan. Nasabah tersebut terbukti melakukan tindakan yang melanggar hukum. Nasabah tersebut melakukan tindak kekerasan pada istrinya sebelum terkena serangan jantung dan meninggal di rumah sakit. “Bentar lagi, Pak. Ini sudah tinggal mengirim email saja sama sekalian nyusun berkas untuk proses pengajuan nasabah baru. “Kamu bisa sendirian? Tapi kalau mau ditung

