Andai Seyra punya kekuatan supranatural untuk menghentikan waktu, maka ia akan menggunakan kekuatannya itu untuk menghentikan waktu yang berputar sangat cepat di pagi hari. Bukan hal pertama bagi gadis itu bangun kesiangan, tergesa-gesa dalam melakukan rutinitas paginya lantas terlambat dan mendapat hukuman dari bagian kedisiplinan. Seperti yang terjadi pada pagi ini, dia terjaga di pukul tujuh kurang lima belas menit, padahal tepat pukul tujuh dia harus sudah berada di ruangan manajer pemasaran untuk melaksanakan presentasi pertamanya di depan direktur. Seyra sendiri belum tahu betul perangai atasan tertingginya di kantor itu, tapi dia sudah berani-beraninya berulah. Saat alarm ponselnya kembali berbunyi nyaring, kepala Seyra terhentak dari bantalnya, dia melompat secepat kilat dari r

