Bagian 22

1477 Kata

Dany memacu mobilnya terus dengan kecepatan tinggi. Pikirannya sedikit kacau. Ia tidak bisa berfikir dan bertindak dengan baik. " Dany, stop biar gue yang nyetir." Vicky mencoba menghentikan aksi Dany yang menyetir seenaknya. Ia tidak ingin terjadi sesuatu. Dany menurut tanpa membantah. Ia menepi kembali karena ia sadar saat ini emosinya sedang labil. Kata-kata ibunya selalu terngiang. flashback on " Sayang, Mami ingin bicara penting sama kamu." Bu Ratih mendekati Dany yang sedang duduk di Sofa kamarnya. Wanita itu menatap sang anak yang bernama Dany dengan penuh kasih. Saat ini hanya dialah satu-satunya anak yang dimilikinya karena 4 yang lainnya jauh darinya. " Iya Mi ada apa?" tanya Dany. " Mami mau tanya, kamu udah punya calon istri belum? soalnya Mami perhatikan kamu belum deka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN