Hari berlalu begitu saja, minggu digantikan dengan bulan. Ujian sudah di depan mata. Selain disibukkan dengan ujian, siswa disibukkan dengan persiapan kuliah juga. Pasti mencari kampus yang pas untuk masa depan mereka sudah harus disiapkan sejak dini. Cia memilih untuk satu kampus dengan Reon tentunya pemuda itu yang memaksa gadis ini. Reon memiliki alasan tersendiri mengapa dia ingin Cia masuk ke sana. Dia hanya ingin menjada adiknya. Tentunya Cia tidak akan sendirian. Di mana ada Cia, di situ akan ada Ovi. Gadis itu sepertinya tidak memiliki pilihan lain. Lagi pula kedua orang tuanya setuju jika Ovi berkuliah di sana. “Ci, gue gak sabar banget buat lulus tau, gak,” ungkap Ovi yang berandai-andai dirinya segera pergi dari sekolah ini. Tentunya memikirkan mata pelajaran yang membuatnya pu

