Reon sedang bersantai di depan tv ruang keluarganya. Sambil sesekali pemuda itu menengok ke pintu kamar sang adik yang tampak tertutup rapat sejak tadi. Sempat berpikir apa yang dilakukan adiknya di dalam sana? Apakah dia tidak lapar? Terlebih lagi dia baru saja sembuh dari kecelakaan beberapa waktu yang lalu. Reon menghembuskan napasnya pelan. Adiknya memang keras kepala sekali. Bahkan dia pun sudah mengingatkan gadis itu untuk tidak lupa dengan makan. Dengan segera pemuda itu beranjak dan menuju ke pintu kamar Cia. Mengetuknya pelan hingga terdengar suara sedikit gaduh di dalam sana. Sempat mengernyit bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi di sana, namun dia segera menetralkan ekspresinya ketika pintu terbuka dan menampilkan gadis berbaju tidur kartun kucing berwarna biru. “Ada apa,

