Setelah acara sarapan mereka terlaksana, ketiganya pun memilih melakukan kegiatannya sendiri-sendiri. Hari ini Aldo kembali mengajaknya jalan-jalan, tentu saja pemuda itu ijin lebih dulu kepada Reon meskipun tidak akan ada pengaruhnya sama sekali. Untuk itulah gadis itu bersiap-siap di dalam kamarnya sementara Reon dan Aldo mengobrol di depan teras. Pemuda itu sudah bertekad akan memperbaiki keadaan di dalam rumah ini. Ketegangan yang terjadi harus segera dia musnahkan. Tidak baik tinggal serumah tapi tanpa ada saling tegur sapa apalagi keduanya adalah saudara. “Perusahaan bagaimana?” tanya Aldo basa-basi dan Reon pun tahu itu. Temannya ini akan terus mencecarnya dengan berbagai pertanyaan mengenai keadaan di dalam rumahnya ini. Reon cukup tahu bagaimana sifat sang sahabatnya ini. “Baik

