Chapter 35

1450 Kata

Setahun yang lalu.. “Maksud Papa apa?” Nada suara Hendra meninggi. Pak Budi melirik santai ke arah Hendra sejenak kemudian kembali fokus ke korannya. “Ada apa, Hen? Pagi-pagi datang sudah marah-marah.” Hendra kemudian melempar berkas yang dibawanya. Ia datang ke rumahnya sepagi ini bukan tanpa sebab. Bahkan di hari minggu ini ia seharusnya bisa mengistirahatkan diri sejenak. Akan tetapi masalah yang muncul membuatnya tidak bisa menahan diri untuk bersabar. Dirinya bahkan langsung menuju kemari hanya untuk menghampiri ayahnya. “Papa mau ngebuat hidup aku makin hancur lagi?” Pak Budi berdehem. Lelaki itu kemudian meletakkan korannya dan mulai mengubah posisi yang awalnya duduk santai bersandar di kursi empuk menjadi dalam posisi tegak. Beliau mulai mengamati berkas yang berada di ata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN