Chapter 64

1023 Kata

Dua minggu kemudian.. Renata merasa ingin mengunjungi rumah lamanya jadi ia datang sendiri. Tanpa mengatakan kepada Dimas. Ia lebih baik pergi sendiri saja dengan mengendarai motor. Dirinya sedang membutuhan kesendirian saat ini. Kening Renata mengernyit ketika melihat sebuah amplop yang berada tepat di depan pintunya. Ia menoleh ke sekeliling. Memastikan mungkin ada sesuatu juga yang diletakkan di luar. Gadis itu kemudian mengambil amplop dan membuka pintu untuk masuk. Duduk di ruang tamu dan lantas mulai membuka amplop tersebut. Matanya membulat terkejut ketika mengetahui isi di dalamnya. Sebuah surat gugatan perceraian. Gadis itu pun mematung seketika. Ini adalah yang dirinya inginkan namun entah mengapa dirinya jadi merasa sedih bila seperti ini. Hatinya terasa kosong. Renata kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN