Chapter 45: Her Apologize Aeghar’s PoV Bersama dengan semua orang yang tersisa di Kingdom, kami memecah kayu dengan kapak yang akan digunakan untuk membuat jebakan. Waktu yang tersisa sampai p*********n itu tidak lama lagi. setidaknya kami harus menyelesaikannya tepat pada waktunya. Seandainya ada cara lain selain menunggu p*********n itu, kami tidak harus menanti dengan cemas setiap harinya. Setiap malam aku harus turut berjaga, memastikan tidak ada lagi korban yang berjatuhan. Seperti dugaanku, mereka tidak datang lagi sejak aku ikut berjaga. Kurasa mereka menyadari keberadaanku. Seandainya aku bisa melacak mereka, itu akan memudahkan segalanya. Tidak perlu menunggu sampai gerhana bulan, tidak perlu membuat jebakan. Hanya perlu menyerang di waktu yang tepat, saat bulan pur

