Chapter 47: Setting The Plan David’s PoV Sekarang aku mengerti, mengapa orang-orang atau setidaknya kaum kami sangat tidak menyukai kendaraan bernama pesawat. Kami dilahirkan untuk menapak di tanah, berbaur dengan alam, bukannya terbang dengan menggunakan burung besi yang terasa seperti sangkar. Setelah cukup lama perjalanan yang aku tempuh ini, akhirnya aku bisa berdiri di depan pintu gerbang Kingdom. Terakhir aku kemari, saat itu bersama dengan Arrabela, kami sering kemarin untuk berlatih sekaligus aku menemaninya untuk belajar pengobatan dengan Ben. Kira-kira itu dua tahun sebelum p*********n. Banyak kenangan kami di sini, aku tidak menyangka akan kemari setelah sekian lama. “Dave?” Sebuah suara memanggilku, aku menoleh ke samping dan melihat dia berjalan ke arahku dengan senyum le

